Kalium hidroksida
Produk Lainnya
Bidang Aplikasi Inti
1. Bahan Kimia
Sintesis garam kalium: Bahan dasar untuk pembuatan berbagai senyawa kalium, seperti (KMnO₄), kalium karbonat (K₂CO₃), kalium nitrat (KNO₃), kalium fosfat, dll. Garam-garam kalium ini banyak digunakan dalam pupuk, pewarna, kembang api, dan bidang lainnya;
Sintesis organik: Sebagai katalis basa kuat, digunakan untuk reaksi dehalogenasi, netralisasi, kondensasi (misalnya sintesis intermediat obat, bahan parfum), atau untuk pembuatan natrium alkoksida/kalium alkoksida (misalnya kalium t-butiloksida, reagen basa kuat organik).
2. Barang Harian dan Industri Ringan
Deterjen dan Sabun: Bereaksi dengan lemak/minyak untuk menghasilkan "sabun kalium" (komponen utama sabun cair, sabun mandi). Karena kelarutan garam kalium lebih baik daripada garam natrium (sabun natrium yang dihasilkan dari natrium hidroksida), bahan ini lebih cocok untuk pembuatan deterjen cair;
Kosmetik: Mengatur pH produk perawatan kulit dan sampo (mempertahankan lingkungan sedikit basa), atau sebagai bahan baku emulsifier (misalnya kalium stearat) untuk meningkatkan stabilitas produk.
3. Industri Tekstil dan Kertas
Pemurnian tekstil: Dalam proses "desizing" dan "scouring" pada kain katun dan rami, digunakan untuk menghilangkan kotoran pada serat (seperti lemak, lilin, pektin). Sifat basa kuatnya dimanfaatkan untuk merusak struktur bahan organik, meningkatkan daya serap air dan kemampuan pewarnaan kain;
Kertas: Digunakan untuk pengolahan delignifikasi pulp (pemasakan alkalis), atau mengatur pH pulp untuk meningkatkan kekuatan kertas.
4. Farmasi dan Pertanian
Industri farmasi: Sebagai agen netralisasi untuk mengatur pH dalam sintesis obat (misalnya produksi antibiotik, vitamin), atau untuk pembuatan garam kalium medis (misalnya larutan oral kalium klorida, suplemen elektrolit);
Pertanian: Sebagai bahan baku pupuk kalium (misalnya kalium hidroksida bereaksi dengan asam fosfat menghasilkan kalium dihidrogen fosfat), atau digunakan langsung untuk memperbaiki tanah asam (menetralkan keasaman tanah, meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stres).
5. Energi dan Laboratorium
Industri baterai: Sebagai elektrolit pada baterai alkalis (misalnya baterai kering, baterai NiMH) (larutan KOH pekat), menyediakan ion konduktif (K⁺), dan lingkungan alkalis dapat memperlambat korosi elektroda;
Kegunaan laboratorium: Sebagai reagen basa kuat, digunakan untuk titrasi asam-basa, pencernaan sampel (misalnya penentuan kandungan nitrogen dalam bahan organik), penyerapan gas asam (misalnya CO₂, SO₂), dll.
CAS NO:1310-58-3;71769-53-4
EC NO:215-181-3
Rumus Molekul:KOH
Massa Molekul:57.113
Nama Lain:;Kalium Kaustik;Basa Kaustik;Potash;
| Kategori Industri: | |
|---|---|
| Kategori Produk: | |
| Merek: | |
| Spesifikasi: | |
| Stok: | |
| Asal: |
